Kewajiban pokok dalam pengelolaan birokrasi pemerintah daerah berfokus pada perwujudan tata kelola yang baik (Good Governance) untuk melayani kepentingan publik secara efektif dan efisien. 

Secara mendasar, birokrasi daerah wajib menjalankan fungsi pelayanan, pembangunan, dan perlindungan masyarakat sesuai dengan mandat otonomi daerah.

Setahun lebih kepemimpinan Marhen Trihandi dalam memimpin Nganjuk kita semua dapat melihat berbagai gebrakan dan langkah strategis yang terasa sangat berbeda dari periode  sebelum dan dengan lainnya. 

Sebagai Aktifis, praktisi, politisi dan birokrat  sejati Kang Marhen melakukan konsolidasi pasca pilkada begitu cepat dan strategis. Seluruh lawan politik dijalin komunikasi personal dengan baik, dengan memberikan pemahaman kalau kompetisi Pilkada sudah selesai dan saatnya bersatu untuk membangun Nganjuk yang lebih baik bersama sama 

Realitas politik adalah sebuah kenyataan yang harus dipahami bersama, karena proses politik adalah sebuah dinamika dan kompetisi yang memastikan ada satu pemenang, tetapi harus mengajak semua pihak untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan menuju Nganjuk Melesat

Perkembangan industri di Nganjuk utara, inovasi tata kelola birokrasi, Bupati dan wakil Bupati hadir langsung ketika masyarakat membutuhkan, penyikapan cepat dan tepat terhadap seluruh pengaduan dan berbagai penghargaan adalah wujud nyata bahwa Marhen Trihandi sebagai pasangan yang membuat gebrakan baru untuk Nganjuk Melesat. 

Berikut ini beberapa langkah strategis pasangan Marhen Trihandi dalam membawa Nganjuk Melesat antara lain sebagai berikut :

  1. Penyelenggaraan Pelayanan Publik Prima. Kepemimpinan Marhen Trihandi memberikan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan akuntable kepada masyarakat. Hal ini mencakup pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Seluruh pelayanan masyarakat yang serba komputerais memudahkan masyarakat untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi maupun kebutuhan lainya dengan cepat, tepat, efektif dan murah
  2. Akuntabilitas dan Pertanggungjawaban. Marhen Trihandi melaksanakan prinsip prinsip pengelolaan pemerintah dan anggaran dengan benar. Hal tersebut dapat kita lihat dari kewajiban mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya (anggaran dan personel) serta kinerja program dilaksanakan dengan baik. Keberhasilan pemerintah daerah dalam mendapatkan penilai dari BPKRI berupa WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian ) adalah prestasi tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah.  
  3. Penerapan Administrasi yang Tertib. Marhen Trihandi menyusun dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai pelayanan prima diseluruh OPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing guna menjamin kepastian hukum dan efisiensi. Strategi jemput bola dalam pelayanan administrasi kependudukan adalah bukti nyata pemerintah daerah adalah pelayanan sejati. 
  4. Melaksanakan Reformasi Birokrasi. Marhen Trihandi melakukan modernisasi kebijakan, peningkatan integritas aparatur, dan digitalisasi administrasi untuk mencapai karakter birokrasi berkelas dunia (World Class Bureaucracy). Marhen Trihandi melakukan perubahan pola pikir (mindset), peningkatan kompetensi, serta pemanfaatan teknologi, dengan tujuan menciptakan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berkinerja tinggi
  5. Melancarkan Roda Pemerintahan . Marhen Trihandi bertindak sebagai pelaksana operasional yang konsisten dalam menjalankan misi dan tujuan negara di tingkat daerah. Selama memimpin terus aktif melakukan pembinaan kepada semua OPD dan menyelesaikan Problematika pelayanan secara langsung. Hal tersebut dapat kita lihat ketika RSUD Kertosono pelayanannya diprotes masyarakat, Bupati dan wabup turun langsung. Bahkan selama beberapa hari Wabup Trihandi berkantor di Rumah Sakit. Memantau secara langsung truk truk yang muatannya melebihi kapasitas diingatkan. Protes tentang jalan rusak yang ditanami pohon,  disikapi secara langsung. Hadir dan membantu rakyat yang rumahnya tidak layak huni dan rakyat yang sakit langsung dibantu oleh Bupati dan wakil bupati
  6. Perlindungan Masyarakat. Marhen Trihandi mewujudkan ketenteraman, ketertiban umum, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di wilayah kabupaten Nganjuk. Hal tersebut dapat kita lihat dari konsolidasi dengan Forkopimda dan silaturahmi yang dilakukan kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat secara langsung. 
  7. Realisasi Visi dan  Misi Bupati Terwujud. Semua visi misi pasangan Marhen Trihandi telah dilaksanakan. Untuk Nganjuk melesat sudah dirasakan oleh masyarakat secara umum dari semua sektor kehidupan. Peran serta masyarakat sangat membantu cita cita mulia tersebut. 

Pesan Cinta Untuk Kang Marhen dalam Menghadapi Krisis Global :

  1. Membangun integritas, kesadaran dan rasa nasionalisme kepada semua ASN, karena dampak krisis global akan memengaruhi eksistensi ASN baik secara kinerja maupun ekonomi. ASN harus menjadi tauladan ditengah krisis  agar bisa dicontoh oleh Rakyat 
  2. Ketika kemandirian keuangan daerah itu semu karena memang sebagian besar pendapatan APBD berasal dari dana transfer pemerintah, maka optimalisasi sumber PAD harus terus dilakukan contoh optimalisasi pajak galian C, optimalisasi PBB dan menertibkan ijin alfamart dan indomaret yang sebagian besar tidak memiliki ijin (tidak bayar pajak)
  3. Gejolak pembangunan infrastruktur Kedepan pasti semakin tinggi, karena pemangkasan anggaran 270 milyar jelas sepadan dengan jumlah anggaran infrastruktur tahun yang lalu. Maka seluruh RT, RW, aparat desa dan kecamatan harus memberikan pemahaman pada masyarakat tentang kondisi tersebut. 
  4. Gerakan kembali ke alam dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong untuk sayur mayur, optimalisasi perikanan, peternakan atau yang mainnya harus digerakkan akan kemandirian pangan bisa terwujud. Dampak krisis ada pada kenaikan harga dan ketahanan dalam bidang pangan. 

Marhen Trihandi melaksanakan tugas dan fungsi dengan benar sesuai dengan peraturan perundangan dan harapan masyarakat. Bupati dan wakil Bupati  sudah bertindak sebagai pemimpin yang melayani, responsif terhadap keluhan, serta mengedepankan inovasi dan keterbukaan dalam pelayanan publik, maka semua pihak harus memberikan apresiasi positif agar Nganjuk semakin melesat. 

Ditengah gejolak ekonomi global yang lagi tidak baik baik saja, semoga Allah memberikan keselamatan kepada bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Nganjuk yang kita cintai. Hanya doa dan kerja keras yang membuat hidup kita lebih baik dan sejahtera. 

Bersamaan HUT Nganjuk Ke 1089 Tahun 2026 dan Setahun Lebih Kepemimpinan pasangan Marhen Trihandi Sekolah Perubahan menyampaikan Refleksi dengan harapan akan menjadi motivasi untuk membangun Nganjuk semakin Melesat. Semoga Bermanfaat !! 

HM. Basori M.Si 

Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, and Advocasy

Komentar

    Belum ada komentar

Tinggalkan komentar