Memahami Organisasi Sektor Publik
Pemerintah Daerah adalah organisasi sektor publik, artinya organisasi yang berorientasi pada kepentingan publik. Karena orientasinya pada kepentingan publik maka organisasi ini tidak berorientasi pada laba sebagai tujuan akhir. Namun sebagai sebuah organisasi, proses manajemen tetap berjalan dalam organisasi sektor publik untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.
Sebagai organisasi sektor publik Pemerintah Kabupaten Nganjuk masih belum menyadari dengan sepenuh hati, sehingga banyak sesuatu yang menjadi hak publik untuk berhak tahu masih di tutup tutupi.
Dokumen anggaran seperti Kitab Suci yang menjadi sebuah Rahasia, Keterbukaan Pejabat ketika ditanya tentang masalah pemerintah menjawabnya setengah hati. Terlalu banyak urusan pemerintah yang bersifat publik masih tertutup dan dianggap rakyat tidak boleh tahu.
Pengelolaan Anggaran
Anggaran daerah bersumber dari pajak, retribusi dan dana tranfer dari pemerintah. Semua pendapatan tersebut yang membayar rakyat. Uang rakyat yang masuk dalam APBD selama ini dipahami salah oleh pemerintah daerah ( Bupati dan DPRD). Kesalahan itu antara lain :
Mindset Pejabat dan Aparatur
Pejabat publik merupakan pejabat yang ditunjuk dan diberi tugas untuk menduduki posisi atau jabatan tertentu pada suatu badan publik ( Pemerintah).Pemerintah Daerah sebagai organisasi sektor pubkik, mestinya seluruh Aparatur memahami fungsi pejabat publik secara utuh.
Pejabat dan Aparatur adalah sebagai pelayan, Bukan orang yang harus dilayani seperti Raja. Cara berfikir pejabat dan aparat tetap macak juragan bukan pelayan yang memberikan pelayanan terbaik pada rakyat ( yang memiliki uang yang mereka bayar melalui pajak dan retribusi ) maka meindset seperti itu harus dirubah
Pejabat dan aparat yang sudah digaji masih berfikir pendapatan lain lain. Dampak pola pikir Manajemen Bathi ( pokok untung) berdampak pada kualitas proyek dan nilai ekonomis sebuah entitas pekerjaan.
Rendahnya Integritas Diri Pejabat dan Aparat
Integritas Seorang Pemimpin Adalah sikap atau sifat serta nilai-nilai yang memang harus dimiliki oleh seorang pemimpin guna untuk membangun kepercayaan antar individu dalam organisasi. Integritas aparat rendah karena pemimpinnya tidak memberi tauladan dan tuntunan yang benar, maka dampak kinerjanya tidak bagus.
Pejabat yang berintegritas berfikir tentang pembangunan dengan rasional, tepat sasaran, benar benar dibutuhkan dan berani menanggung resiko pekerjaan. Bukanyang penting ada kegiatan dan bisa di mainkan ( iso oleh Bathi )
Terlalu banyak pejabat yang mempertahankan jabatan dengan mengikuti kemauan Bupati walau salah, yang penting jabatannya aman. Anak buah akan asal bapak senang ( ABS ) karena targetnya bukan lagi rakyat Makmur, tetapi Sang Bos Senang !!
Muhibbin Aushaf Solusi Nganjuk Digdaya “ Mengabdi Dengan Sepenuh Hati” Ingin Nganjuk Makmur dan Sejahtera Atas kerja sama semua komponen yang ada. Catatan Apa Yang Salah Pengelolaan Birokrasi Kita, akan Menjadi bagian dari Usaha Memajukan yang akan Dilaksanakan !! Semoga Allah Memgabulkan.
Penulis
HM. Basori M.Si
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy
Belum ada komentar