Hidup adalah anugerah terindah dari Allah, karena dengan hidup kita bisa merasakan begitu kuasanya Allah memberikan segala nikmat yang diberikan pada kita tanpa harus membayar mahal. Contoh sederhana, berapa uang yang harus dikeluarkan ketika di rumah sakit harus menggunakan oksigen, namun Allah memberi oksigen secara cuma cuma, berapa uang yang harus dikeluarkan ketika seseorang cuci darah, namun kita sehat tanpa harus keluar uang sepeserpun, dan masih yang lainnnya. 

Disamping keindahan nikmat, Allah juga memberikan cobaan pada umatnya dengan berbagai cobaan, mulai anak yang nakal, ekonomi yang sulit, masalah asmara, masalah keluarga, masalah kesehatan dan seambrek masalah yang lainnya. Dengan hadirnya cobaan seseorang akan merasakan bimbang menjalani hidup atau bahkan frustasi terhadap realita hidup. 

Orang diberi akal fikiran harus mampu mencerna dan memahami setiap proses kehidupan dengan pendekatan Ilahiyah. Pendekatan Ilahiyah memang sulit dijalani, karena mungkin faktor ketika kecil pendidikan agama sangat minim, tetapi pendekatan Ilahiyah bisa di fahami sederhana  antara lain : 

  1. Kita lahir tidak bawa apa apa, namun kita bisa dewasa karena Allah memberikan anugerah pada kelahiran  kita 
  2. Allah memberi fisik yang sempurna sehingga kita bisa mencai Ma’isyah atau penghidupan, coba kita lihat yang fisiknya terbatas mereka semangat hidup
  3. Pangkat dan kekayaan hanya hiasan dunia dan hanya sebutan kebendaan. Jika Allah mengambil akhirnya hilang tanpa bekas dan tidak punya apa apa lagi 
  4. Anak, Jabatan dan kekayaan adalah fitnah dunia, artinya jika kita diberi kekayaan jabatan dan anak, kalau cara mengelolanya salah, makan akan jadi beban hidup kita di dunia dan di akherat 
  5. Cinta dan keindahan hati seperti pelangi, dia akan datang dan pergi. Jika kita tidak memiliki keyakinan hati bahwa hidup ini menjalani taqdir, maka sakit hati dan kekecewaan akan terjadi 
  6. Hidup itu menjalani taqdir ( ketetapan Allah atas hidup kita di dunia ), setiap yang ditaqdirkan Allah saat kita menjalani sama dengan melaksanakan perintahnya dan pasti memiliki nilai ibadah 
  7. Jangan pernah silau terhadap  harta benda orang lain, karena semua hanya titipan yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban ( di hisap/hitung ) dihati akhir nanti 

Maka dari itu jangan pernah bimbang menjalani hidup di dunia yang penuh basa basi dan tipu tipu, karena ketika Allah di dalam hati semuanya akan baik baik saja. Contoh : “Jangan cepat mengambil kesimpulan kalau hidup sendiri lepas dari sebuah ikatan itu enak, karena anda belum tahu bahwa kehidupan yang baru belum tentu lebih indah dan bahagia”

Tahun kemarin adalah kenangan, tahun depan adalah masa depan. Jangan terlalu lama menengok ke belakang,  karena nanti akan melemahkan semangat ( kalau naik sepeda pasti nabrak ). Tatap Masa depan dengan keyakinan hati kalau Allah akan memberi kita kehidupan yang lebih baik. 

Suara yang berasal dari luar tidak semua harus di dengarkan, karena suara hati akan menuntun kita pada suatu kesuksesan yang besar. Hadirkan kenyamanan dan kedamaian agar hidup selalu indah. Kenyamanan dan kedamaian tidak ada di Indomaret atau alfamidi, tetapi semua kita produk sendiri melalui komunikasi dengan Ilahi Robbi. 

Hanya sebuah catatan kehidupan buat siapa saja yang bimbang menjalani hidup, di depan ada sukses besar yang bisa kita raih dengan doa semangat dan kerja keras.

Penulis 

HM. BASORI, M.Si 

Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy


Komentar

    Belum ada komentar

Tinggalkan komentar