Mahasiswa … sebuah sebutan siapa saja yang melanjutkan kuliah setelah lukus SMA atau sederajat. Sebagai aktifis kampus, seorang mahasiswa mengasah otak dan kecerdasan pribadinya menjadi orang yang memiliki keahlian tertentu. Bagi sebagian mahasiswa adalah orang yang memiliki keterbatasan ekonomi sehingga harus berjuang untuk mendapatkan biasiswa bisa bidik misi atau beasiswa dadi kampus.
Sementara mahasiswa lainnya ada yang lolos seleksi secara fair, sebagian lainnya dengan membawa uang satu kresek merah menyetor uang ke kampus untuk membayar dengan jalur mandiri. Nan jauh disana ada anak yang bilang ke orang tuanya, pak saya tidak mau jalur mandiri yang bayar puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Dia ingin tes di perguruan tinggi swasta favorit sesuai dengan kemampuan yang dimiliki walau juga agak mahal.
Proses perkuliahan tidak semua menjanjikan bisa bekerja langsung, tidak menjanjikan pekerjaan yang layak bahkan selesai kuliah dijamin menganggur. Itulah potret produk kekuatan perguruan tinggi kita. Maka saat mahasiswa, pastikan diri anda bisa mengasah ketrampilan, kecerdasan dan keahlian lain agar dirimu memiliki keahlian tambahan. Potret pendidikan tinggi yang syarat permainan saat masuk, target keilmuan yang tidak siap kerja dan pendidikan berorientasi pada bisnis pendidikan menambah sempurna suramnya lulusan perguruan tinggi sekarang.
Makna Wisuda dan Sarjana
Wisuda awalnya berasal dari bahasa Jawa 'wisudha' yang berarti pelantikan bagi orang yang telah menyelesaikan pendidikan. Selain momen wisuda sendiri, wisuda identik dengan seremoni pemindahan tali kuncir topi toga yang dipindahkan dari kiri ke kanan.
Sebagai sebuah ritual yang sakral karena di daulat nya seorang mahasiswa yang telah selesai menyelesaikan proses pendidikannya, wisuda adalah sebuah Kebanggan seseorang karena dia telah berjuang dengan sekuat tenaga menyelesaikan proses pendidikannya.
Wisuda tidak seharusnya awal dari penderitaan dan beban berat seseorang karena jatah bulanan di setop, kemandirian di mulai, tuntutan untuk bekerja harus bisa diwujudkan dan dorongan orang tua untuk menikah terngiang ngiang. Bagaimana memahami wisuda dan bagaimana kita mesti harus bersikap ? Berikut beberapa catatannya :
Sebuah catatan sederhana sebagai pesan moral bagi sahabatku yang di wisuda dan sudah sarjana. Sukses kuliahmu akan membawa dunia semakin makmur dengan ilmu dan pengetahuan yang kau miliki.
Dunia akan semakin tertata dengan baik jika ilmu dan keahlianmu kau amalkan dengan penuh ketulusan dan pengabdian. Kamu jadi apa saja, integritasmu akan menuntunmu dengan baik, bahwa kamu adalah orang hebat
Penulis
HM. BASORI, M.Si
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy
Belum ada komentar