Jati Diri Muslimat NU

Sebagai salah satu Banom NU, Muslimat NU adalah organisasi yang memiliki tujuan Mewujudkan masyarakat Indonesia khususnya perempuan yang bertaqwa kepada Allah SWT, berkualitas dan mandiri. Mewujudkan masyarakat Indonesia khususnya perempuan yang sadar akan hak dan kewajibannya baik sebagai pribadi, warga negara maupun anggota masyarakat sesuai ajaran Islam.

Muslimat memiliki misi besar dalam mewujudkan kualitas perempuan dan semua lini kehidupan. Dalam keluarga perempuan muslimat adalah sekolah bagi anak anaknya hingga mereka dewasa. Sebagai seorang istri perempuan muslimat adalah wanita hebat yang memberikan support terhadap kesuksesan suami dalam mewujudkan keluarga yang bahagia. 

Sebagai pribadi muslimat adalah perempuan solehah yang memiliki integritas dalam menata kehidupan rumah tangga yang islami dan memegang teguh prinsip Ahlussunnah Waljamaah. Sebagai warga bangsa Indonesia Muslimat NU adalah perempuan yang mengokohkan negara, karena bila perempuan suatu bangsa baik, maka negara kokoh.

Bersamaan dengan perkembangan zaman dan tehnologi, perempuan (muslimat NU) telah menunjukkan dirinya sebagai agen perubahan yang luar biasa. Hal tersebut dapat kita lihat bagaimana cara berfikir ibu ibu muslimat dalam mendidik anaknya tidak hanya sebagai wanita yang feminin, tetapi harus memiliki keahlian, ketrampilan dan keahlian lain sesuai dengan perkembangan zaman. 

Muslimat modern memandang perempuan harus mampu mengikuti perkembangan tehnologi yang semakin canggih, sehingga putra putrinya di kuliahkan pada perguruan tinggi yang mengajarkan tehnologi modern pada perguruan tinggi yang mengampu keahlian tersebut. 

Khofifah Indar Parawansa Dan Muslimat

Dinamika sosial politik memaksa muslimat untuk bisa menangkap semua potensi dan peluang yang ada baik dalam kancah lokal maupun nasional. Berawal dari reformasi, pergulatan politik nasional akhirnya membawa kader kader muslimat untuk tampil dalam kekuasaan baik legislatif maupun eksekutif. Banyak kader muslimat yang menjadi anggota DPRD atau DPR-RI karena memang ada peluang untuk itu. 

Salah satu perempuan hebat yang dari awal sudah konsen dalam politik adalah Khofifah Indar Parawansa. Secara pribadi Khofifah adalah satu satunya perempuan yang sangat dekat dengan Gus Dur. Khofifah adalah penerjemah dari pemikiran Gus Dur dan secara aktif menyampaikan gagasan besar Gus Dur baik tentang NU, Ekonomi, Politik maupun Kebangsaan. Kehebatan lulusan FISIP Unair ini semakin nampak ketika beliau menjadi Anggota DPR-RI dari Partai Persatuan Pembangunan tahun 1992 - 1997, anggota DPR-RI Komisi 2 Tahun 1997-1998 dan menjadi Wakil Ketua DPR-RI  Tahun 1999. 

Karir politik Politik Khofifah semakin moncer ketika beliau menjadi Mentri Negara Pemberdayaan Perempuan di Era Presiden Gus Dur, Ketua Komisi VII tahun 2004-2006, menjadi Mentri Sosial di era Presiden Joko Widodo dan terakhir menjadi Gubernur Jawa Timur sekarang pereode kedua. 

Rekam jejak kehebatan Khofifah beserta kesuksesannya sebagai politisi dan birokrat menjadi bagian penting dalam dinamika perjalanan  muslimat. Khofifah merupakan figur yang telah membuat Visi dan Misi Muslimat dalam kerangka politik nasional yang hebat dan mampu membreakdown  gagasan besar Gus Dur maupun PBNU dalam ikut serta membangun Indonesia. 

Dibawah kepemimpinan Khofifah, dalam bidang politik Khofifah selalu sejalan dengan presiden yang menjabat. Dalam membangun muslimat Khofifah mensinergikan program muslimat dengan agenda pemerintah, walaupun anggaran dari muslimat sendiri. Hubungan dengan PBNU Muslimat sangat mensupport tumbuh kembangnya program NU antara lain, berdirinya Rumah Sakit NU, lembaga pendidikan NU maupun program kemaslahatan keluarga NU.

Sebagai perempuan cerdas dan berintegritas, Khofifah adalah permata bagi Nahdlatul Ulama, maka keberadaan Khofifah di Muslimat adalah sangat penting. Khofifah belum tergantikan di Muslimat karena gerakan yang dilakukan sangat menyentuh kebutuhan prinsip warga NU. Muslimat se Indonesia dalam beberapa kongres tetap mempertahan Khofifah sebagai Ketua Umumnya. Akankah Konggres di Surabaya akan mengukuhkan kembali Khofifah sebagai ketua lagi ?? Semua kembali pada para pengurus Muslimat se Indonesia. 

Muslimat dan Pemerintahan Prabowo 

Sebuah apresiasi luar biasa disampaikan oleh Presiden Prabowo dihadapan ribuan kader dan pengurus Muslimat NU se Indonesia, dengan ucapan yang tulus beliau berterima kasih kepada seluruh Muslimat NU se Indonesia yang telah memberikan dukungan politik sehingga menjadi Presiden Republik Indonesia ke 8. Berkali kali pak Prabowo menyebut nama Khofifah Indar Parawangsa karena telah menjadi tim sukses Prabowo Gibran Di Jawa Timur. 

Dalam memimpin Indonesia lima tahun kedepan Pak Prabowo akan mewujudkan cita citanya untuk memberantas korupsi dan meminta para pejabat dan mantan pejabat yang telah mengambil uang negara dengan tidak benar segera untuk mengembalikan. Prabowo melakukan efisiensi pelaksanaan  anggaran tahun 2025 dengan inpres 1 Tahun 2025 karena banyak kegiatan pemerintah yang terindikasi pemborosan dan merugikan keuangan negara. 

Maka pemangkasan anggaran yang tidak penting seperti kunjungan kerja, rapat rapat, alat tulis kantor, studi dan kajian, lawatan keluar negeri semua dipotong. Hasil pemotongan anggaran tersebut dipergunakan untuk kegiatan yang sangat urgen dan strategis. Contoh sekolah se Indonesia sebanyak 330.000 namun dalam setiap tahun yang bisa ditangani hanya 20.000, maka anggaran dari efisiensi tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan sekolah tersebut. 

Prabowo merasa optimis, semangat dan tidak takut untuk menegakkan keadilan karena di dukung oleh Musiimat dan warga NU seluruh Indonesia. Rakyat NU akan memberikan support terhadap kebijakan Prabowo walau apa yang dilakukan ada perlawanan dari orang orang yang kepentingannya merasa tertanggung. Tidak ada pejabat yang kebal hukum dalam kepemimpinan tegas Prabowo. 

Dari beberapa pernyataan dan pemikiran Presiden Prabowo dalam sambutan tersebut ada beberapa benang merah yang perlu menjadi catatan yang harus dipahami oleh seluruh pengurus dan kader Muslimat se Indonesia :  

  1. Muslimat adalah bagian penting dalam pemenangan Presiden Prabowo dalam Pemilu 2024, maka kekompakan muslimat harus di jaga dengan baik. Pilih pemimpin yang terbaik bagi kemajuan muslimat ke depan.
  2. Muslimat di minta untuk memberikan dukungan dan support atas suksesnya pelaksanaan pemerintahan Prabowo 5 tahun kedepan. Maka gagasan dan pemikiran Muslimat NU sangat di nantikan 
  3. Muslimat NU harus ambil bagian dalam menyukseskan program unggulan pemerintahan Prabowo  yang sejalan dengan program Muslimat NU, seperti penanganan kemiskinan ekstrim dengan memberikan makanan pada keluarga yang tidak mampu ( Mustika Mesem ) dan Mustika Darling ( Muslimat Sadar Lingkungan) yang telah berjalan sejak tahun 2017. 
  4. Kegiatan Muslimat tidak menggantungkan pada anggaran pemerintah, tetapi memiliki nilai positif dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia harus terus dilakukan 

Kebesaran Muslimat NU baik dari segi jamaah maupun jam’iyyah memberi makna strategis dalam membangun Indonesia Raya. Kita semua berdoa semoga Muslimat NU akan semakin Jaya dan ikut serta memakmurkan Indonesia !! Selama Ber Konggres Semoga Menghasilkan Keputusan yang Baik Untuk Kemajuan Msulimat NU dan Indonesia !!

Penulis 

HM. BASORI, M.Si 

Instruktur PW Ansor Jawa Timur 

Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, Advocasy



Komentar

    Belum ada komentar

Tinggalkan komentar