Alhamdulillah satu demi satu janji politik Prabowo dalam Pemilu telah dilakukan, walau berbagai macam komentar dilontarkan oleh politisi, praktisi, kelompok masyarakat bahkan pakar gizi sekalipun. Sebagian besar dari mereka memandang sisi negatif program makan siang gratis yang dilakukan.
Kritik dan saran yang mereka lakukan adalah sebuah hak dan tidak ada yang salah (menurut mereka). Atas kondisi tersebut, kami ingin menyampaikan beberapa analisa dan realita sebagai berikut :
Pertama, program makan siang gratis adalah sebuah lompatan gagasan yang sangat besar bagi pemerintah karena untuk mewujudkan anak yang cerdas dan kuat asupan gizi menjadi sangat penting. Usaha memberikan makanan merupakan bagian dari pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan kuat, sehingga melahirkan kader bangsa yang hebat
Kedua, di luar sana masih sangat banyak anak yang kondisinya kurang beruntung, program makan siang gratis adalah solusi terbaik untuk memberikan jawaban pada mereka. Dengan makan siang gratis anak dan ibu yang tidak beruntung bisa menikmati asupan makanan yang sangat mereka harapkan
Ketiga, sebagai program nasional, pemberian makan siang gratis adalah kewajiban pemerintah untuk hadir di saat rakyat Indonesia membutuhkan sentuhan kongkrit bagaimana pemerintah melakukan intervensi terhadap peningkatan gizi. Maka beberapa kekurangan yang ada perlu dilakukan evaluasi dan diperbaiki
Keempat, makan gratis ada yang bilang kurang enak, tidak sesuai selera atau bahkan tidak habis. Konsep makan gratis memang bukan memberi makan dengan segala kemewahan dan selera, sebagian besar siswa di desa dan daerah terluar merasa senang dan begitu membutuhkan. Maka kebijakan ini memang bukan program politis, namun program strategis untuk mempersiapkan kader bangsa dengan gizi yang bagus agar terbentuk anak Indonesia yang cerdas
Kelima, pemerintah membentuk Badan Gizi Nasional untuk menangani program makan siang gratis dengan anggaran trilyunan, maka program ini bukan life servis presiden Prabowo untuk mewujudkan Kader Bangsa Yang Cerdas, tetapi sebuah langkah kongkrit menyongsong Indonesia 2045, maka kita semua belajar berfikir positif dan rasional agar kemajuan bangsa di masa depan bisa segera terwujud.
Negara negara maju telah melaksanakan program makan siang gratis dengan menu dan penyajian yang sangat bagus, Indonesia baru memulai. Maka berbagai kritik dan saran harus menjadi masukan dan evaluasi.
Program Makan Siang Gratis sebagai Produk politik tidak semuanya jelek, karena politik hanya sebagai proses, namun realisasi hasil proses politik selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segala galanya.
Presiden Prabowo mengisi setiap ruang kosong kesenjangan rakyat dengan program dan kegiatan yang berarti, karena sebagai prajurit dan cinta rakyat kecil, Prabowo menyelami hati dan perasaan rakyat kecil yang selama ini belum semuanya bisa menikmati kue pembangunan dan makna strategis adanya sebuah pemerintah yang memiliki kewajiban untuk memberikan kesejahteraan rakyat.
Maka kita semua berharap semoga akan muncul gagasan cerdas dan populis dari pemerintah Prabowo untuk menjadikan rakyat lebih maju. Kebijakan bantuan PKH, bantuan lansia, menghentikan impor bahan pangan, menaikkan harga hasil pertanian bahkan memutihkan paket pinjaman pada petani dan UMKM yang macet adalah bentuk nyata Presiden Prabowo Pro kesejahteraan rakyat. Semoga ke depan akan lebih baik !!!
Penulis
HM. BASORI, M.Si
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy
Belum ada komentar