Rahasia kehidupan memang milik Allah atas kekuasaanNya. Setiap manusia hidup selalu berharap sebuah kebahagiaan yang di tandai dengan kemapanan ekonomi, keharmonisan keluarga dan terwujudnya kebahagiaan hidup yang selalu dalam ridlo Allah. 

Namun ternyata sesuatu yang ideal dalam hidup sulit diwujudkan dengan instan seperti pop mi yang dikasih air panas sebentar siap di lahap. Begitu besarnya cobaan yang dialami oleh seseorang hingga akhirnya terjadilah sebuah friksi dan pertentangan yang besar. 

Friksi dalam keluarga tersebut membuat hubungan yang mestinya indah dan nyaman berubah menjadi panas seperti api dalam sekam. 

Panasnya situasi memunculkan kata dan kalimat yang sangat ekstrim menyangkut urusan akherat dan idealnya sebuah perjuangan seseorang untuk menggapai surga. Kalimat tersebut berbunyi “Mulai Saiki Golek Suwargo Dewe Dewe”

Sebuah ungkapan yang begitu sepele, namun jika dibuat sebuah pertanyaan, mungkinkah hidup dalam ikatan keluarga mencari surga sendiri sendiri ?? Sebagai orang beriman jawabnya jelas Tidak Benar dan Tidak Mungkin. 

Seberapa besar masalah dan gesekan yang terjadi, golek dalan suwargo dewe dewe adalah sangat tidak benar, karena setiap orang yang diciptakan Allah memiliki kewajiban untuk menjaga diri dan keluarganya dari api neraka. 

Sebagaimana termaktub dalam Al qur’an surat At Tahrim ayat 6 yang berbunyi “ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” 

Dalam ayat tersebut sangat jelas bahwa memperbaiki keluarga sangat penting, karena kebaikan keluarga akan mempengaruhi kabaikan masyarakat dan lingkungannya. Kebaikan masyarakat akan mempengaruhi kebaikan sebuah negara dan bangsa. 

Maka Islam sangat memperhatikan kebaikan keluarga, sehingga laki laki dan perempuan berusaha untuk menjaga hubungan harmonis yang menjauhkan diri dari perbuatan yang bisa menjerumuskan ke jalan neraka. 

Melakukan perbuatan baik yang menuju ke surga antara lain dengan memberikan nasehat kebaikan yang isinya kebaikan dan dosa, urusan halal dan haram, urusan yang Haq dan yang bathil dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Rahasia penting jalan menuju surga yang sering dilupakan banyak orang adalah melatih hidup yang agamis sejak kecil. Orang tua modern melihat pemenuhan lahir dianggap lebih penting dari pada pemenuhan batin berupa pembiasaan sikap dan perbuatan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. 

Menyadari pentingnya kehidupan yang agamis mungkin orang tua kita dulu memang tidak mengajarkan karena memang tidak tahu. Namun ketika memiliki keluarga, sebagai generasi Melenial memberikan kebiasaan relegius kepada anak wajib dilakukan. 

Harapan kita semua adalah hidup dalam  keimanan, ketaatan dan kebahagiaan hingga masuk surga bersama sama. Mencari surga sendiri tidak pernah di ajarkan oleh Allah SWT.  Semoga Allah Meridloi. 

Penulis 

HM Basori M.Si 

Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, and Advocasy

Komentar

    Belum ada komentar

Tinggalkan komentar