Tradisi Lebaran di Indonesia menyimpan sejuta cerita kehidupan yang kalau kita bahas tidak akan ada habisnya. Pernik pernik lebaran selalu menjadi perhatian hampir seluruh rakyat Indonesia wabup khusus di Jawa.
Sebagian orang menjadikan Lebaran sebagai evaluasi kinerja pribadi seseorang terhadap capaian diri dalam bidang ekonomi. Maka tidak jarang masyarakat menilai, ketika seseorang bekerja dan bisa memiliki sesuatu, mereka menganggap sukses.
Namun ada satu hal yang lepas dari pantauan serius sebagian besar orang adalah perhatian anak kepada orang tuanya. Bagi masyarakat jawa orang tua berharap anaknya ketika Lebaran pulang kampung bisa kumpul keluarga. Maka ketika anaknya tidak pulang, maka kesedihan mendalam sangat dirasakan.
Sebagai orang tua yang telah membesar anaknya, orang tua sebenarnya tidak berharap besar mereka harus memberikan sejumlah uang atau barang berharga ketika lebaran tiba. Namun orang tua hanya ingin dimengerti perasaan kangen dan rindu ketika beberapa tahun tidak bertemu.
Orang tua ingin dimengerti, dipahami dan diapresiasi atas kasih sayang yang pernah diberikan dengan kehadiran secara fisik dan berbagi cerita. Ingin melihat semua anggota keluarga berkumpul sebagai manifestasi dari indahnya kebersamaan.
Rasa sedih dan susah yang mendalam ketika anaknya tidak bisa pulang di perantauan. Kemajuan teknologi dengan menggunakan HP bisa VC tidak mampu mengganti kehadiran secara fisik, Itulah hebatnya orang tua kita.
Maka senyampang masih hidup jangan pernah lupa untuk mengerti keinginan orang tua. Jika kita mampu memberi sesuatu yang membuat hatinya senang akan lebih bagus. Birrul walidain (berbakti kepada orang tua adalah wajib)
Maka jika kita diberi kemurahan rizqi jangan pernah lupa untuk membuat hati orang tua kita bahagia. Kebahagian tertinggi seorang anak adalah bisa membuat orang tua kita merasa senang dan bahagia atas kehadiran kita disisinya. Hadirnya kita saat lebaran menunjukkan bahwa kita sebagai anak yang melaksanakan Birrul Walidain
Walau apa yang kita berikan tidak akan pernah sebanding dengan apa yang pernah diberikan ketika kita masih bayi.
Semoga Allah memberi kelancaran dan keselamatan kepada para pejuang silaturrohmi dan orang orang yang mencintai keluarganya di Lebaran tahun ini. Amin !!
Belum ada komentar