Allah menciptakan wanita sebagai makhluk istimewa dengan fitrah lemah lembut, penenang hati, dan pendamping sepadan (tulang rusuk) bagi laki-laki, untuk bersama-sama menjadi khalifah, beribadah, serta melahirkan kehidupan. Wanita diciptakan untuk dimuliakan, dijaga, dan memiliki kekuatan luar biasa di balik kelembutannya.

Sebagai ciptaan yang sangat istimewa, wanita mengalami perjalanan hidup yang bebannya melebihi laki laki. Dalam diam dia menahan sakit, tekanan, bahkan perihnya jika disakiti, namun selalu bersabar menjalani dengan terpaksa. Dalam perkembangannya, wanita sebagai anak zaman merasakan bagaimana modernisasi dunia yang memiliki problem yang sangat besar. 

Untuk selanjutnya, bagaimana wanita modern bercerita masalahnya berikut catatannya : 

  1. Wanita modern adalah perempuan era kontemporer yang mandiri secara finansial dan emosional, berpendidikan, serta dinamis. Mereka aktif mengembangkan potensi, melek teknologi, dan percaya diri untuk meraih tujuan tanpa meninggalkan jati diri. Wanita modern juga berani menyuarakan pendapat dan berperan aktif dalam kehidupan sosial maupun profesional.
  2. Wanita modern menghadapi masalah besar dalam memberikan pendidikan anak. Anak sekarang sulit diberi pengertian, bergaya hidup mewah karena meniru artis dan tidak bisa menerima kenyataan atas kondisi ekonomi orang tua. Dampak nyata berani melawan orang tua dan melalukan sesuatu sesuai keinginannya walau itu salah baik dari sisi agama maupun sosial
  3. Masih ada bias gender bagi wanita modern dalam dunia kerja maupun yang lainnya. Perjuangan gender harus terus diperjuangkan agar kesamaan hak dapat diraih.
  4. Wanita modern korban dari kemajuan  teknologi, karena diam diam teknologi telah menggantikan peran perempuan sebagai istri maupun sebagai teman dalam bercerita. Bahkan dampak itu juga akhirnya broken home
  5. Dalam kesendirian karena harus berpisah dengan suaminya, wanita modern harus berjuang sendiri untuk menghidupi anak anaknya. 
  6. Beban Ganda (Double Burden): Perempuan modern sering dituntut sukses berkarier, namun masih menanggung tanggung jawab utama dalam mengurus rumah tangga dan pengasuhan anak, yang menyebabkan kelelahan fisik dan mental.
  7. Ketimpangan di Dunia Kerja. Diskriminasi gender, stereotipe, dan kesenjangan upah antara perempuan dan laki-laki masih umum terjadi. 
  8. Tekanan dari media sosial dan budaya untuk memenuhi standar penampilan fisik tertentu dan ekspektasi sosial lainnya. Gaya hidup dan penampilan menjadi problem serius, sehingga muncul pikiran menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang agar bisa membeli kebutuhan untuk bergaya
  9. Masalah kesehatan seperti kanker payudara, kanker serviks, PCOS (gangguan hormon)  dan penyakit autoimun, serta akses layanan kesehatan yang belum merata dan memadahi
  10. Wanita modern juga manusia biasa, maka perhatian, kasih sayang, pengertian, dan dirindukan oleh laki laki yang dicintai adalah sebuah keharusan. Ditengah sibuk dan beratnya mencari nafkah laki laki harus bisa melakukan apa yang diinginkan pasangannya tanpa harus dijelaskan
  11. Perilaku negatif anak sangat dipengaruhi oleh kehidupan keluarga, maka menjaga keharmonisan antara suami istri harus diciptakan agar anak mendapatkan pendidikan kehidupan yang baik.
  12. Konsep sukses bahagia dunia akhirat harus menjadi pegangan karena setelah kehidupan dunia akan ada kehidupan lagi. Wanita modern memiliki batas seperti manusia lainnya, maka jangan pertaruhkan kebahagiaan akhirat dengan kenikmatan dunia

Masalah wanita modern adalah sebuah kenyataan hidup, maka hanya wanita yang di hatinya selalu ada Allah yang akan bahagia dunia akhirat. Tidak ada yang terlambat dalam urusan kebaikan. 

Semoga catatan sederhana akan menjadi media untuk evaluasi diri agar kedepan lebih baik.

Jadilah wanita hebat, karena untuk dunia yang damai dan Sejahtera butuh kehebatan wanita !!

Penulis 

HM. Basori M.Si 

Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, and Advocasy



Komentar

    Belum ada komentar

Tinggalkan komentar